Pernyataan Sikap PPI-G terhadap Kunjungan BEM-SI

Posted by PPIG on November 7, 2009 under PPI Groningen | Be the First to Comment

Perhimpunan Pelajar Indonesia di Groningen

Pernyataan Sikap Terhadap Program Studi Banding BEM-DIKTI
Tanggal 12 November 2009

Memperhatikan:
Aspirasi yang disampaikan Pelajar –Pelajar Indonesia di Groningen menanggapi rencana Studi Banding Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Indonesia ke Belanda yang disponsori oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional,

Menimbang:
• Bahwa Perhimpunan Pelajar Indonesia adalah merupakan sebuah himpunan yang tidak harus selalu memiliki satu suara.
• Tercetusnya dua usulan, yaitu menolak tegas (11%) dan menerima dengan catatan (89%)

Argumen Menolak tegas didasarkan pada alasan:

1. Penggunaan uang rakyat yang tidak ada manfaat timbal baliknya bagi kesejahteraan rakyat
2. Alasan tujuan studi banding ini terkesan klise, tidak relevan dengan upaya peningkatan kualitas perguruan tinggi di Indonesia menuju World Class University
3. Kurang tercerminnya tanggung jawab moral, nation-in-crisis di saat keadaan Indonesia yang baru saja mengalami bencana alam dan masih banyaknya masalah sosial yang belum dapat ditanggulangi.
4. PPIG tidak ingin dilibatkan secara moral maupun material dalam studi banding yang kontroversial ini.

Argumen Menerima dengan catatan, didasarkan pada alasan:

1. Praduga tak bersalah, fakta penghabisan dana anggaran pemerintah di bidang pendidikan belum dapat dibuktikan dengan kuat. Di sisi lain, tujuan program ini baik dan konstruktif.
2. Keberangkatan BEM se-Indonesia ke Belanda ini tidak dapat terelakkan lagi, semua persyaratan keberangkatan sudah dipenuhi. Sikap penolakan PPIG tidak akan menyebabkan batalnya keberangkatan BEM se-Indonesia ke Belanda.
3. Menerima kunjungan BEM se-Indonesia dan DIKTI adalah kesempatan untuk memberikan masukan dan saran terhadap studi banding ini. Sehingga DIKTI dapat melakukan evaluasi atas program ini di masa mendatang.
4. Harapan bahwa kunjungan ini akan memberikan nilai positif kepada para mahasiswa, salah satunya adalah memberikan motivasi untuk melanjutkan kuliah ke tingkat yang lebih tinggi. Dengan ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar lagi di kemudian hari.

Kesimpulan:

Pada prinsipnya, usulan untuk menolak studi banding didasarkan kepada ketidakjelasan program ini dalam hal relevansi tujuan, signifikansi studi banding bagi perguruan tinggi di Indonesia, dan pemanfaatan dana yang digunakan dalam studi banding ini. PPI-G berharap mendapatkan jawaban atas berbagai ketidakjelasan melalui diskusi dengan wakil dari Ditjen DIKTI selaku pengambil kebijakan sekaligus memberikan sumbang saran untuk perbaikan dalam merencanakan program serupa di kemudian hari.

Dari kesimpulan tersebut di atas, dengan ini

Memutuskan:

PPI-G menyatakan sikap menerima kunjungan studi banding BEM se-Indonesia dan pendamping dari Ditjen DIKTI dengan catatan:

1. Rombongan studi banding melakukan kegiatan sesuai parameter tujuannya di Groningen.
2. Meminta DIKTI dan BEM se-Indonesia memberikan penjelasan lisan dalam diskusi dengan PPIG dan penjelasan tertulis di media massa perihal kunjungannya yang mencakup uraian kerja, tujuan, justifikasi, dan indikator keberhasilan program.
3. PPI-G mendapatkan salinan laporan pertanggung jawaban tertulis kunjungan BEM se-Indonesia.

Demikian pernyataan sikap PPI-G terhadap studi banding BEM se-Indonesia dan DIKTI.

Groningen, 6 November 2009

Perhimpunan Pelajar Indonesia di Groningen (PPI-G)

Add A Comment